Biografi Coco Chanel – Pemilik Brand Terkenal

Anak Panti Asuhan Yang Sukses di Dunia Mode

biografi-coco-chanel

Biografi Coco Chanel – Dia adalah desainer ternama dan salah seorang perintis adibusana yang namanya identik dengan kemewahan dan gaya. Busana yang dirancangnya tidak hanya membuat penampilan wanita jadi berbeda, namun juga mengubah cara pandang wanita itu sendiri.

Sosok dengan gambaran seperti diatas adalah Coco Chanel, Pemilik brand Channel. Menurut mantan Menteri Kebudayaan Perancis dan juga seorang penulis, Andre Malraux, “Dari abad ini, di Perancis, tiga nama akan diingat, De Gaulle, Picasso dan Channel”.

Berikut kami sajikan Biografi Coco Chanel, seorang anak panti asuhan yang menjadi pendiri brand fashion bernama Chanel.

Biografi Coco Chanel

Coco Channel dilahirkan di Saumur, Maine-et Loire, Perancis, 19 Agustus 1871. Chanel terlahir dengan nama asli Gabrielle Bonheur Chanel.  Ia terlahir dari keluarga kurang mampu dan orang tua yang tidak pernah menikah, ibunya meninggal dunia dan ia diterlantarkan ayahnya.

Ketika masik kanak-kanak, Chanel dibesarkan oleh negara melalui panti asuhan Aubazine, pada usia remaja ia diasuh oleh para suster di biara Moulins. Para suster tersebut yang kemudian mencarikan pekerjaan untuknya . Ia mulai bekerja sebagai penjahit. Keterampilan menjahit inilah yang kelak mengantarkannya menjadi perancang adibusana papan atas dunia.

Mulai Berbisnis

Tidak hanya memiliki keterampilan menjahit, Coco Chanel ternyata berbakat dibidang tarik suara. Ketika tidak betah sebagai penjahit, Chanel kemudian beralih profesi sebagai penyanyi kabaret. Profesi ini kemudian mengantarkannya berkenalan dengan Etienne Balsan yang kemudian menjadi kekasihnya. Berkat Balsan yang memberi modal, Chanel pindah ke Paris dan kemudian membuka usaha topi wanita pada tahun 1914.

Tidak puas hanya berbisnis topi wanita, Chanel berusaha mengembangkan bisnisnya dengan mencoba terjun ke bisnis pakaian berkat bantuan kekasihnya, Arthur Capel.

Baca Juga :  Profil dan Biografi Jusuf Kalla - Tokoh Nasional Panutan

Pada era 1920-an, ia meluncurkan gaya klasik Chanel yang kemudian terkenal dengan penampilan “gadis modern 1920-an”. Hasil karya awal Chanel pada umumnya sama yang dipakainya sehari-hari untuk dirinya, yaitu pakaian wanita yang terbuat dari bahan-bahan yang biasa dipakai pria.

biografi-coco-chanel

Logo Chanel – Kredit Foto : gifer.com

Ia berusaha mendobrak kebiasaan lama dan mengekspresikan dirinya sendiri dengan karya-karyanya, tidaklah mengherankan jika kemudian banyak berhubungan dengan tokoh-tokoh pembaharu seperti Picasso dan Stravinsky. Ia kemudian menjadi terkenal karena gebrakan dalam hasil kreasinya.

Tahun 1930-an, Chanel telah menjadi selebritis dan terkenal dikalangan artis papan atas Hollywood. Kepopulerannya nyaris saja mengantarkannya dengan salah satu konglomerat terkaya di Eropa, Duke Of Westminster, pernikahan tersebut batal terlaksana.

Selain busana, karya Chanel yang fenomenal tentu saja parfum Chanel No. 5 yang diluncurkan pada 1923 dalam kemasan botol Art Deco. Parfum inilah yang disebut-sebut menyelamatkan reputasi Chanel setelah sempat goyah karena sentiment antisemit dan hubungannya dengan perwira Nazi, Hans Gunther von Dinklage.

Sempat vakum karena protesnya terhadap ketegangan antara Perancis dan Jerman, ia kembali “turun gunung” pada 1954. Bisnis Chanel kembali berjaya karena model yang ditawarkan Chanel ternyata sesuai dengan selera penikmat mode dunia.

Coco Chanel meninggal dunia dalam usia 87 tahun di Hotel Ritz, Paris, pada 10 Januari 1971. Ia meninggalkan warisan berupa rancangan-rancangannya yang terkesan mewah dan nama Chanel yang selalu dikaitkan dengan kemewahan. (Foto : Biography.com)