Biografi George Eastman Sang Penemu Kodak

Pencipta Kamera Yang Praktis

Biografi George Eastman – Bermula dari keinginan mendokumentasikan perjalanan, George Eastman jadi berurusan dengan fotografi. Merasa bahwa proses fotografi pada saat itu cukup merepotkan, Ia kemudian berhasil menyederhanakan proses dan alat-alat fotografi yang berujung pada makin mudahnya dan murahnya proses fotografi.

Biografi George Eastman Sang Penemu Kodak

George Eastman lahir pada 12 Juli 1854 sebuah kota kecil Waterville dekat New York Amerika Serikat orang tuanya George Washington Eastman dan Maria Kilbourn tergolong keluarga mampu. Pada awalnya, Ayahnya menjalankan usaha penitipan anak di Waterville. Namun, ketika George berusia enam tahun, keluarganya pindah ke Rochester karena ayahnya menjalankan sekolah bisnis di kota itu. Namun, dua tahun kemudian, Ayahnya meninggal dunia dan membuat George dan keluarga dalam kesulitan ekonomi.

George Eastman yang ketika sekolah tidak pintar-pintar amat harus memikul tanggung jawab untuk menghidupi keluarganya. Ia harus bekerja ketika usianya masih muda. Pada awalnya, George bekerja sebagai kurir pada perusahaan asuransi. Kemudian ia menjadi pegawai arsip di perusahaan asuransi yang lain. Sambil bekerja disiang hari, George belajar akuntansi pada malam harinya. George Eastman akhirnya diterima di Rochester Saving Bank sebagai pegawai junior.

Mengenal Fotografi

Perkenalannya dengan dunia fotografi terjadi secara kebetulan. Ketika akan berlibur ke Santo Dominggo di Kepulauan Karibia, teman-temannya menyarankan ia untuk membuat dokumentasi perjalanannya melalui foto.

Jangan bayangkan alat fotografi pada masa itu sama dengan kamera sekarang ini. Pada waktu itu, alat fotografi masih berukuran besar dan agak repot saat dibawa dan digunakan.

George Eastman mulai terobsesi dengan fotografi, ia terus-menerus bereksprimen dengan emulsi dengan menjadikan dapur ibunya sebagai laboratorium. Ia berhasil menemukan resep emulsi untuk fotografi plat kering yang kemudian dipatenkan olehnya.

Tahun 1880, berkat dana tabungan dan hasil penjualan hak paten kepada sebuah perusahaan fotografi, George Eastman mulai membuat pelat fotografi kering dan menjadikan loteng rumah sewaannya sebagai tempat penjualan.

Baca Juga :  Penemu Kamera - Ibnu Al-Haitham

Melihat prospek bisnis fotografi, seorang pengusaha bernama Henry Strong menyatakan bersedia menjadi investor bagi proyek fotografi George Eastman. Mereka kemudian bekerja sama dan saling melengkapi, Eastman jago bidang fotografi dan Henry Strong merupakan pebisnis ulung.

Pada awalnya penjualan pelat kering tersebut berjalan lancar, namun kemudian sempat anjlok karena ditemukan cacat pada produk mereka. Eastman kemudian mencari kesalahan pada produk mereka dan mengganti semua pelat yang rusak.

Menciptakan “Kodak”

George Eastman mencoba berbisnis dengan mengutamakan kepuasan pelanggan dan anti kecurangan. Perlahan namu pasti, usahanya untuk mempopulerkan fotografi mulai menampakkan hasil. Ia berhasil menyempurnakan film, kemudian berusaha membuat kamera yang mudah digenggam dan dibawa kemana saja.

Istilah “Kodak” kemudian muncul untuk menyebut kamera yang ringan dan mudah digenggam. Kemudian orang jadi bertanya-tanya apa makna dari Kodak yang mulai terdengar di tahun1888 ini. Menurut Eastman, ia menyukai huruf “K” yang menurutnya terdengar mantap dan tegas. Selanjutnya ia mulai merangkai kata dengan awal dan akhir huruf “K” , akhirnya terpilihlah kata Kodak yang kemudian populer.

Berkat penemuan Kodak, fotografi yang sebelumnya merepotkan menjadi lebih praktis dan bisa dilakukan siapa saja fan dimana saja. Selain penemuan Kodak, George Eastman banyak menjadi pelopor kemajuan fotografi lainnya.

Akibat populernya Kodak membuat Eastman menjadi kaya dan terkenal, namun ia hidup sederhana dan bersahaja serta menjadi seorang yang dermawan. Ia juga sangat menghargai para karyawan dengan membagukan keuntungan kepada karyawan serta peduli kepada kesejahteraan pekerjanya sampai mereka pensiun.

Pada 1930-an kesehatan George Eastman semakin memburuk. Ia meninggal karena bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri pada 14 Maret 1932. Sebelumnya ia mengundang para kerabatnya untuk menjadi saksi perubahan wasiatnya.

Baca Juga :  Penemu Faksimile - Alexander Bain

Demikian Biografi George Eastman yang membuat fotografi menjadi sedemikian praktis dan sederhana serta dapat dilakukan siapa saja, semoga bermanfaat []