Biografi Mahatma Gandhi – Pahlawan Bangsa India

Guru Besar Anti Kekerasan

Biografi Mahatma Gandhi – Dia adalah seorang lelaki yang bertubuh kurus dan identik dengan kacamata bulat dan memakai sepotong kain putih polos serta kaki yang tak beralas. Namun, dibalik tubuh rapuh dan sederhana ini menyimpan daya perlawanan yang hebat. Berkali-kali masuk penjara ia tak membuatnya jera dan bahkan memimpin rakyatnya dengan cara damai memerdekakan India.

Dia adalah Mahatma Gandhi, seorang politikus dan tokoh spritual India. Ia juga salah seorang tokoh penting dalam perjuangan kemerdekaan India. Gandhi berjuang untuk menuntut hak-hak rakyat India dengan cara damai. Kendati tidak pernah meraih Nobel Perdamaian, ia dikenang sebagai salah satu tokoh perdamaian dunia.

Berikut kami sajikan Biografi Mahatma Gandhi beserta Biodata dan Profil serta Perjalanan Hidupnya.

Biodata Mahatma Gandhi
  • Nama Lengkap : Mohandas Karamchand Gandhi
  • Nama Lain : Mahatma Gandhi, Bapu, Gandhiji
  • Tempat dan Tanggal Lahir : Gujarat, 2 Oktober 1869
  • Orang Tua : Karamchand Gandhi (Ayah) dan Putlibai Gandhi (Ibu)
  • Istri : Kasturba Gandhi
  • Anak : Harilal Gandhi, Manilal Gandhi, Ramdas Gandhi, Devdas Gandhi
  • Dikenal sebagai : Tokoh Spritual dan Politikus
Biografi Mahatma Gandhi

Mahatma Gandhi dilahirkan di Gujarat, India pada 2 Oktober 1869 dari pasangan Karamchand Gandhi (Ayah) dan Putlibai Gandhi (Ibu). Nama sebenarnya adalah Mohandas Karamchand Gandhi, namun lebih terkenal dengan nama Mahatma Gandhi.

Kata Mahatma pada namanya sering disalah artikan sebagai nama kecil Gandi, padahal tidaklah demikian. Mahatma adalah berasal dari bahasa Sankerta  yang terdiri dari kata “Maha” yang berarti besar dan “Atma” yang berarti jiwa. Nama tersebut konon disematkan oleh Rabindranath Tagore (seorang seniman India) kepada Gandhi.

Saat remaja, Mahatma Gandhi pindah ke Inggris untuk mempelajari Ilmu Hukum, ia menimba ilmu di  Fakultas Hukum University College London.

loading...
Menjadi Pengacara

Setelah lulus kuliah 1891, Gandhi pulang kampung ke India dan menjadi pengacara. Ia membuka praktik hukum yang tidak begitu berhasil di Bombay. Gandhi lantas berangkat ke Durban, Afrika Selatan, bekerja untuk sebuah firma hukum India.

Di Afrika Selatan, ia dan kawan sebangsanya merasa diperlakukan sebangsanya diperlakukan sebagai ras yang lebih rendah oleh penduduk berkulit putih. Memang, pada waktu itu, Afrika Selatan masih menganut politik Apartheid. Gandhi pun segera terlibat dalam perjuangan hak-hak warga India di Afrika Selatan.

Baca Juga :  Biografi Jenderal Sudirman, Sosok Jenderal yang Sakti

Mahatma Gandhi pernah merasa perlakuan diskrimintif ketika menumpang kereta api menuju Pretoria. Gandhi tidak diperkenankan duduk di kursi VIP meski ia telah membeli tiket, kondektur kereta api mengatakan bahwa kelas VIP hanya untuk orang berkulit putih. Gandhi akhirnya diturunkan oleh kondektur berkulit putih tersebut disebuah stasiun kecil.

Konon, hal tersebutlah yang membuat ia berjuang untuk persamaan hak warga India yang bermukim di Afrika Selatan. Selama 20 tahun di Afrika Selatan, Gandhi beberapa kali keluar masuk penjara. Setelah mendapat serangan fisik dari orang-orang kulit putih Afrika Selatan, Gandhi mulai mengajarkan politik perlawan pasif dan nonkoperasi.

Menyadari bahwa konsep perlawanan pasif dan pembangkangan sipil saja tidak cukup, Gandhi kemudian membuat konsep baru bernama “Satyagraha” yang berarti “kebenaran dan keteguhan”. Gandhi pernah bekerja untuk tentara Inggris dan Unit Palang Merah ketika Perang Boer.

Kembali Ke India

Mahatma Gandhi kembali ke India setelah beberapa tuntutan warga India disana dikabulkan oleh Pemerintah Afrika Selatan. Di India, Gandhi terlibat dalam perjuangan menuntut otonomi. Gandhi menerapkan konsep Satyagraha dan mengkampanyekan  perlawanan pasif terhadap Inggris.

Di India, Gandhi hidup seperti seorang pertapa, ia menjalani kehidupan spritual dengan berpuasa, sembahyang dan bermeditasi dan menjauhkan diri dari hal duniawi. Ia mengenakan pakaian berupa cawat dan syal.

Orang India sangat menghormati Gandhi sebagai orang suci dan memangginya Mahatma atau jiwa yang agung. Dalam perjuangan Gandhi, ia memakai metode anti kekerasan yang dikenal dengan nama Ahimsa, yang diadopsi dari ajaran agama Hindu.

Perjuangan Mahatma Gandhi Untuk India

Dalam Biografi Mahatma Gandhi diketahui bahwa Mahatma Gandhi di tangkap namun kembali dibebaskan. Hal ini terjadi karena ia mengorganisasi perlawanan nonkoperasi. Orang-orang India yang bekerja di sektor pemerintahan mengundurkan diri, kantor pemerintahan di boikot, anak-anak drop out dari sekolah negeri, disepanjang jalan rakyat berjongkok dan tidak mau bangun walau mendapat pukulan dari polisi.

Gandhi beranggapan bahwa eksploitasi masyarakat pedesaan oleh industrialisasi Inggris sebagai penyebab kemiskinan dan kehancuran industri rakyat India. Gandhi mulai menggerakkan memboikot barang-barang Inggris.

Cara perjuangan Gandhi jelas menyulitkan Inggris, namun tidak semua rakyat India setuju dengan cara-cara Gandhi. Beberapa perlawanan bersenjata kembali meletus. Gandhi gagal menghentikan gerakan tersebut, ia kembali ditangkap dan dipenjara pada 1922.

Baca Juga :  Biografi RA Kartini - Tokoh Emansipasi Wanita Indonesia

Tahun 1924 Gandhi keluar dari penjara, ia sempat vakum dari kegiatan politik. Namun hal tersebut tidak bertahan lama, ia kembali dengan gerakan pembangkangan yang baru. Gandhi menghimbau rakyat India untuk tidak membayar pajak. Gandhi memimpin Long March yang diikuti ribuan orang, Gandhi kembali di tangkap.

Ketika beberapa kali dipenjara, Gandhi melakukan puasa untuk menekan Inggris. Cara jitu ini berhasil menekan Inggris yang khawatir terjadi perang besar jika Gandhi mengalami hal buruk.

Gandhi mundur dari kancah politik secara formal pada tahun 1934. Ia terus berkeliling India untuk memasyarakatkan gerakan Ahimsa nya dan terus memajukan perekonomian rakyat India. Dalam masyarakat India, Gandhi sangat dihargai dan tokoh panutan. Apapun aturan yang dibuat Inggris tidak akan berlaku jika Gandhi tidak menyetujuinya.

Gandhi sempat kembali ditahan ketika ia dan PartaI Kongres menolak mendukung Inggris yang menghadapi Perang Dunia II. Pada waktu itu, mereka meminta kemerdekaan India sebagi imbalannya, namun Inggris menolak.

Pada tahun 1944, pemerintah Inggris setuju memberikan kemerdekaan pada India jika dua kelompok nasionalis di India, Liga Muslim dan Partai Kongres bisa mengatasi perbedaan diantara mereka. Hal ini menyebabkan terpecahnya India dan Pakistan yang semula satu negara ketika Inggris memberikan kemerdekaan kepada India tahun 1947.

Mahatma Gandhi Meninggal Dunia

Berpisahnya India dan Pakistan mengakibatkan berbagai kerusuhan. Gandhi terus berusaha mendamaikan kelompok Muslim dan Hindu. Gandhi berusaha menghentikan kerusuhan dengan berpuasa sampai kerusuhan terhenti.

Namun, maut menghentikan perjuangan Mahatma Gandhi untuk mendamaikan India, ia tewas dibunuh oleh Nathuram Godse (seorang ektrimis Hindu) pada 30 Januari 1948. Sang ektrimis tidak setuju dengan seruan damai Gandhi dalam konflik India-Pakistan.

Walau tidak pernah mendapat Nobel Perdamaian, ia dikenang sebagai tokoh terbesar dalam sejarah India setelah Budha Gautama. Jasa dan caranya dalam memperjuangkan kemerdekaan dan perdamaian di India akan selalu dikenang.

Demikian Biografi Mahatma Gandhi, seorang laki-laki dengan kacamata bulat dan berkaki telanjang yang memimpin India secara damai untuk mencapai kemerdekaannya. semoga menginspirasi.

Loading...