Biografi Martin Luther King – Tokoh Pejuang Kulit Hitam

Melawan Diskriminasi Rasial

biografi-martin-luther-king

Biografi Martin Luther King – Figur yang satu ini memimpin perjuangan orang kulit hitam di Amerika. Ia memulainya dengan gerakan pemboikotan bus di Montgomery pada 1955. Ia berjuang untuk kesetaraan orang kulit hitam yang sebelumnya dianggap sebagai warga kelas dua di Amerika.

Sama seperti Mahatma Gandhi, ia memberikan perlawanan tanpa kekerasan terhadap pemerintah yang berkuasa. Berkat perlawanannya, ia telah mengangkat harkat dan martabat orang kulit hitam sejajar dengan ras lainnya.

Dia adalah Martin Luther King, seorang pemimpin kaum kulit hitam di negeri paman sam yang juga berprofesi sebagai seorang pendeta yang ide khotbah dan ceramahnya cocok dengan semangat kebebasan. Menarik untuk menyimak profil dan biografi Martin Luther King ini, jika anda merasa penasaran, simak pembahasan berikut ini.

Biodata Martin Luther King
Nama Lengkap
: Michael King Jr.
Tempat/Tanggal Lahir : Atlanta, Amerika Serikat, 15 Januari 1929
Orang Tua
: Martin Luther King Sr dan William Alberta King
Profesi
: Pendeta dan Aktivis
Agama
: Kristen
Pasangan : Coretta Scott
Meninggal
: Memphis, Tennesse, Amerika Serikat, 4 April 1968

Biografi Martin Luther King

Awal Kehidupan

Ia terlahir dengan nama asli Michael King Jr pada 15 Januari 1929. Orang tuanya adalah pasangan Martin Luther King Sr dan Alberta William King. Pendidikannya antara lain adalah Marehouse College, Crozer Theological Seminary dan Boston University.

Dia merupakan pendeta pada sebuah Gereja Baptis di Montgomery, Alabama Ia kemudian dikenal sebagai seorang pemimpin bagi orang kulit hitam, sebuah gelar yang membatasi perannya yang telah terukir dalam sejarah.

Hilangnya pengucilan terhadap orang kulit hitam tidak saja menguntungkan mereka sendiri, namun justru orang kulit putih yang diuntungkan paling besar, karena mereka dapat berkoar-koar ke dunia luar bahwa mereka sebagai pemimpin “dunia bebas”

loading...

Walau Pengadilan Tinggi telah menghapus pemisahan ras pada 1954, namun pada prakteknya pelanggaran HAM masih terjadi dimana-mana diseluruh Amerika Serikat.

Baca Juga :  Biografi Soeharto - Presiden Terlama di Indonesia

Seorang wanita kulit hitam bernama Rosa Park dengan mudahnya masuk penjara hanya karena menolak memberi kursinya di bus kepada penumpang kulit putih.

Seorang anak kecil berusia tujuh tahun bisa dimarahi dan diludahi oleh kelompok orang dengan ras kulit putih hanya karena ia ingin pergi ke sekolah orang kulit putih. Bocah lelaki empat belas tahun menjadi korban pembunuhan hanya karena dituduh menghina seorang wanita kulit putih.

Tidak hanya itu, banyak situasi dan kondisi sulit orang kulit hitam dimasa tersebut. Sebut saja bahwa orang kulit hitam terpelajar ditolak hak memilih dan dipilih sebagai seorang juri di pengadilan.

Mereka benar-benar tersisih dibandingkan orang kulit putih. Mereka tidak memiliki akses ke kedai, kamar hotel dan segala sesuatu yang dikhususkan bagi orang kulit putih. Bahkan, dibeberapa daerah di Selatan Amerika, orang kulit hitam dipaksa minggir dan berdiri dijalan jika ada orang kulit putih lewat.

Perjuangan Martin Luther King Melawan Diskriminasi

Martin Luther King adalah orang yang tepat pada saat yang tepat, kenapa begitu?. Sulit membayangkan gerakan ini tanpa King. Meski revolusi ini hasil perjuangan ribuan orang selama hampir dua abad, namun King adalah puncaknya. Gerakannya membuat pemisahan rasial di Amerika sebagai cerita kuno.

Berawal dari seorang pendeta yang ide- ide ceramahnya cocok dengan semangat kebebasan. Tema ceramahnya kemudian menampatkan dirinya dalam gelombang semangat massa kulit hitam. King juga membangun basis di gereja kulit hitam sehingga gereja tersebut menjadi lebih kuat.

Menjadi pemimpian gerakan yang menuntut persamaan hak bagi kaum kulit hitam dan mendobrak dominasi ras kulit putih sudah pasti membuat Martin Luther King seolah menempatkan diri dan keluarganya dalam bahaya.

Baca Juga :  Biografi BJ Habibie – Seorang Panutan Anak Bangsa

Semenjak memimpin gerakan pemogokan Bus di Montgomery  pada 1955 sampai ia tewas 13 tahun kemudian, King telah mengalami ratusan usaha pembunuhan dan teror terhadap ia dan keluarganya.

Rumahnya pernah dilempari bom, di buru oleh FBI, telponnya disadap, difitnah berbuat cabul, dan bahkan memaksanya untuk melakukan bunuh diri setelah dia memenangkan Hadiah Nobel pada tahun 1964.

Namun Martin Luther King adalah orang memiliki keteguhan hati yang luar biasa, ia tidak pernah lelah memperjuangkan cita-citanya. King terus berceramah diberbagai tempat dab menghimpun pengikutnya yang semakin besar.

Pidato-pidatonya semakin memukau dan memberi inspirasi bagi banyak pengikutnya. Orang akan selalu mengingat kata-kata Martin Luther King  dalam pidatonya yang paling sering dikutip, yaitu” I Have a Dream”.

Martin Luther King Terbunuh

Martin Luther King tewas ditembak oleh  James Early Ray pada 4 April 1968. Akibat terbunuhnya King menyulut kemarahan tidak hanya di Amerika, namun diseluruh dunia. Di Amerika, kerusuhan terjadi di hampir 100 kota sehari setelah ia terbunuh.

Sang pembunuh yang merupakqn seorang buronan berkulit putih dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 98 tahun pada 1969. Banyak usaha untuk mencari bukti keterlibatab pihak lain pada kematiannya, namun hingga kini tidak berhasil.

Meski telah tiada, jasa besar Martin Luther King tetap ada dihati rakyat Amerika. King tetap dikenang berkat jasa, keberanian dan kepemimpinan moralnya. Martin Luther King menjadi lambang keberhasilan orang Amerika dalam mengatasi perbedaan warna kulit.

Demikian Biografi Martin Luther King, tokoh pejuang kulit hitam yang memperjuangkan persamaan hak bagi waga kulit hitam di Amerika, semoga memberi inspirasi. []

Loading...