Biografi Wishnutama – Profil Lengkap Pendiri NET. TV

Biografi Wishnutama – Jika anda menonton Opening Ceremony Asian Games 2018 Jakarta-Palembang kemarin kan ?. Acara yang menampilkan ribuan penari dan aksi presiden Jokowi mengundang pujian dan decak kagum baik dari dalam maupun lur negeri.

Anda mungkin bertanya-tanya, siapa yang mengkreasikan acara yang mendapat pujian dari banyak kalangan ini? Jawabannya adalah Wishnutama, seorang yang masih terbilang muda dan kreatif dibidangnya.Kesuksesan acara tidak terlepas dari ide kreatif dan tangan dingin Wishnutama.

Ingin kenal lebih dekat dengan CEO NET TV ini ?, Simak Biografi Wishnutama dan profil lengkap beserta pengalaman hidupnya berikut ini.

Biodata Wishnutama

  • Nama Lengkap : Wishnutama Kusubandio
  • Tempat/ Tanggal Lahir : Jayapura, 4 Mei 1976
  • Istri : Wina Widodo (pisah), Wina Natalia (pisah) dan Gista Putri
  • Anak : Muhammad Sabian Tama, Sakina Tama, Salvaditya Tama, Sultan Saladyne Tama
  • Agama : Islam
  • Profesi : CEO NET. TV dan pemilik Kumparan.com

Biografi Wishnutama

Masa Kecil dan Pendidikan

Seperti telah diungkapkan diatas, Wishnutama dilahirkan di Jayapura pada 4 Mei 1976 dengan nama lengkap Wishnutama Kusubandio. Dari kecil, Wishnutama tidak pernah bercita-cita untuk menjadi seorang yang bekerja di media, khususnya televisi. Ibunya hanya berpesan kepadanya untuk menjadi seorang yang bermanfaat bagi orang lain. Tak mengherankan jika kemudian menjadi orang dibalik acara-acara di televisi yang sangat menghibur pemirsanya.

Tidak diketahui dimana Wishnutama mengenyam pendidikan sekolah dasar, namun ia menamatkan sekolah SLTP nya di SMP Tarakanita 5 Jakarta. Kemudian melanjutkan SLTA di Kooralbyn International School di Queensland (Australia) dan International School of Singapura. Wishnutama pergi ke Amerika Serikat, ia melanjutkan pendidikan di bangku kuliah di Liberal Arts pada Mount Ida College Boston dan mendalami dunia pertelevisian di Emerson College, Boston. Wishnutama juga pernah mendapat ilmu dari kuliah The Military College of Vermont, Norwich University.

Wishnutama dan Keluarga

Dalam mengarungi bahtera rumah tangga, Wishnutama telah tiga kali menikah. Pertama kali ia menikah dengan Wina Widodo, dari hasil pernikahan ini mereka memiliki dua orang anak bernama Sakina Adjani Wishnutama dan Muhammad Sabian Wishnutama. Setelah pisah dengan istri pertama, Wishnutama kemudian menikah lagi dengan Wina Natalia dan Wishnutama kembali dianugrahi dua orang anak, Salva dityatama dan Sultan Saladyne tama.


Selepas pisah dengan istri kedua, Wishnutama menikah lagi dengan Gista Putri (seorang presenter dan pemain sitkom di NET. TV). Keduanya dekat karena mereka sering bertemu di NET. TV. Awalnya hubungan mereka adalah sebatas profesional belaka, namun karena sering bertemu membuat benih-benih cinta tumbuh dihati keduanya. Ketika resmi berpacaran, namun  mereka menyembunyikannya. Hingga ketika hubungan mereka diumumkan dan mendapat respon baik dari orang tua Gista, mereka sepakat melanjutkan ke jenjang pernikahan. Mereka menikah pada 20 September 2015.

Karir Wishnutama

Layaknya kebanyakan orang sukses lainya,  Wishnutama juga memulai karirnya merangkak dari bawah. Awalnya ia bekerja sebagai production assistant di New England Cabel News di Amerika. Kemudian menjadi Assistant Director on Air Promotion di WHDH-TV, Boston.

Pulang ke tanah air pada tahun 1994, Wishnutama mulai merintis karir dibidang pertelevisian di TV Swasta Indosiar. Merangkak dari bawah, Wishnutama berhasil mencapai kesuksesan dengan menjadi Executive Produser News and Production Division. Lalu ia promosi jabatan lagi menjadi Production Manager. Beberapa acara yang lahir dari kreatifitas dan tangan dingin Wishnutama antara lain : Gebyar BCA, Satu Jam Bersama, dan Saksi. Wishnutama bergabung bersama Indosiar mulai 1994 sampai dengan 2001.

Pada tahun 2001, Wishnutama memutuskan hengkang dari Indosiar dan bergabung dengan stasiun TV milik konglomerat Chairul Tanjung, Trans TV.  Bersama Tans TV, karirnya terus melejit dan menduduki posisi penting, antara lain : Kepala Divisi Produksi dan Fasilitas (2001-2004), Direktur Operasional (2004-2006), Wakil Direktur Utama/COO (2006-2008). Beberapa acara di Trans TV yang dilahirkan dan sukses antara lain : Extravaganza, Dunia Lain, Termehek-mehek, Opera Van Java, On The Spot.

Ketika TV7 dibeli oleh Chairul Tanjung dan bergabung dengan Para Group, Wishnutama ditunjuk menjadi Direktur Utama TV dalam kurun 2006-2008. Ia kembali ke Trans TV  dengan menduduki kursi Direktur Utama dalam waktu 2008-2012. Selain Wishnutama juga pernah menjadi Direktur di detik.com dan komisaris di TV Spacetoon.

Wishnutama akhirnya membuat sebuah keputusan penting dalam hidupnya, keluar dari CT Corp dan mendirikan perusahaan pertelevisian sendiri bernama PT Net Mediatama Televisi (NET. TV) pada tahun 2013. Ia menjadi Presiden Direktur/ CEO hingga sekarang. Di NET TV, Wishnutama berhasil membuat program dan konten yang menghibur serta menjadikan stasiun tv tersebut sebagai TV nya anak muda zaman now.  Program seperti Waktu Indonesia Bercanda (WIB), Waktu Indonesia Timur (WIT), The East,  dll begitu disukai pemirsa.

Disamping itu,  Wishnutama ditunjuk juga sebagai Creative Director Ceremonies Asian Games 2018 dari 2016 hingga 2018. Acara pembukaan Asian Games tersebut sukses besar dan mendapat banyak pujian dari berbagai kalangan dan membuat namanya menjadi semakin dikenal.

Selain di NET,  semenjak 2017 Wishnutama juga sebagai Ketua Asosiasi Televisi Nasional Indonesia (ATBN)  dan Komisaris di media online Kumparan.com.

Penghargaan

Sebagai seorang yang penuh talenta dan kreatif,  sudah tentu banyak penghargaan yang diraih oleh pria yang berkacamata ini.  Beberapa penghargaan yang ia pernah diraih antara lain : The Best CEO in Indonesia 2010 dari majalah SWA, indonesia Marketing Champion 2015 for Broadcast, TV Pay & Media Sector dari Mark Plus dan The 500 Most Influential CEOs In The World dari Richtopia.com 2015.

Demikian Biografi Wishnutama dan profil tokoh pendiri NET TV ini,  semoga bermanfaat dan memberi inspirasi untuk pembaca figurpedia sekalian []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.