Profil dan Biografi Kahlil Gibran – Penyair Terkenal

Profil dan Biografi Kahlil Gibran– Dia adalah penyair ternama yang karya-karyanya penuh dengan perlambang untuk mengungkapkan isi syairnya. Kisah hidupnya diwarnai dengan berbagai kesulitan, dari masalah finansial hingga kematian orang-orang dekatnya.

Dia adalah seorang Kahlil Gibran, seorang penyair ternama dari Libanon yang keluarganya terpaksa hijrah ke Amerika karena kesulitan ekonomi yang mereka alami. Berikut kami sajikan Profil dan Biografi Kahlil Gibran. Karya Kahlil Gibran dan Kisah Asmaranya.

Profil dan Biografi Kahlil Gibran
Awal Kehidupan dan Keluarga

Kahlil Gibran dilahirkan pada 6 Desember 1883 di Bisharri, sebuah kota kecil di kaki pegunungan disebelah utara Libanon. Kahlil Gibran lahir dari keluarga yang serba kekurangan. Nama lengkapnya adalah Gibran Kahlil Gibran, namanya juga sering dieja Khalil Gibran.

Ayahnya adalah seorang pemabuk dan ibunya merupakan seorang anak dari pendeta Kristen. Kahlil Gibran memiliki 2 orang saudara kandung, Mariana dan Sultana. Dari ibunya, Kahlil Gibran juga memiliki 1 orang saudara tiri bernama Boutros.

Akibat kesulitan ekonomi membuat keluarga Kahlil Gibran harus meninggalkan Libanon mencari kehidupan yang lebih baik di Amerika Serikat. Mereka tiba di Boston pada tahun 1984.

Bakat seni mulai menonjol dalam dirinya ketika Gibran sekolah di Boston antara tahun 1895-1897. Kemudian ia kembali ke Libanon dan menempuh pendidikan di Madrasah Al Hikmah di Beirut dalam kurun 1896-1901.

Mengembara ke berbagai tempat

Seperti yang dikutip dari Biografi Kahlil Gibran, ia kemudian mengembara ke Yunani, Italia, Spanyol dan Perancis. Ia kemudian menetap di Paris untuk mendalami dunia seni dan mendapat pengaruh kuat dari seniman Auguste Rodin, seorang pematung terkenal.

Gibran kemudian mendapat kabar mengejutkan dari Konsulat Turki bahwa keluarganya sedang sakit di Boston. Mendapat kabar ibunya sakit keras di Amerika, Gibran kembali  ke Boston pada 1902. Pada masa ini, Kahlil Gibran kehilangan orang – orang yang dikasihinya.

Baca Juga :  Biografi Agnes Monica, Penyanyi Cantik Multi Talenta

Dimulai dengan kepergian adiknya, Sultana yang meninggal pada 4 April 1902 karena TBC. Pada 12 Maret 1903, Kakaknya Boutros dipanggil oleh Tuhan juga karena mengidap penyakit TBC. Ibunya, Kamila Rahmi juga meninggal dunia pada 28 Juni 1903 karena mengidap tumor ganas

Keluarga Gibran menjadi tidak lengkap lagi. saudaranya yang tersisa hanyalah Mariana, sang adik yang bersama Gibran saling bahu-membahu dan bekerja keras untuk kelangsungan hidup mereka. Mariana yang berprofesi sebagai penjahit  Miss Teahan’s Gowns membantu membiayai Gibran untuk menerbitkan karya-karyanya. Berkat bantuan sang adik, Gibran dapat terus berkarya.

Tahun 1908, Gibran kembali ke Paris, ia mendapat bantuan keuangan dari seorang wanita yang ia kenal di Boston bernama Mary Haskell, seorang wanita yang sepuluh tahun lebih tua darinya. Di Paris, Gibran belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Selanjutnya, Gibran kembali ke Boston dan mendirikan studio di di West Cedar Street.

Tahun 1911, Kahlil Gibran pindah ke New York dan berkarya melalui lukisan dan tulisannya di sebuah apartemen yang dijadikannya sebagai studio di kawasan 51 West Tenth Street

Karya Kahlil Gibran

Karya Kahlil Gibran yang ditulisnya di Boston dan diterbitkan di New York berjudul Spirits Rebellious yang berisi sindiran terhadap orang-orang yang korup. Kritikannya terhadap kalangan gereja ini membuat ia dikucilkan gereja, karyanya dibakar didepan khalayak ramai di Beirut. Namun, disisi lain, ia dianggap mampu menjadi pelopor reformasi sosial di Libanon dan kawasan Asia Barat.

Kemudian, ia meluncurkan Broken Wings, sebuah buku yang sebelumnya ditulis dalam Bahasa Arab. Buku yang kemudian sering dianggap sebagai Otobiografi Kahlil Gibran.

Karya pertama Kahlil Gibran dalam bahasa Inggris adalah The Madman, His Parables and Poems yang dirilis pada 1918. Karya tersebut merupakan ekspresi dari persahabatannya dengan Mary. Tahun 1919, terbit bukunya yang ditulis dalam bahasa Inggris berjudul Twenty Drawing. Tahun 1920 menerbitkan The Forerunne. Tahun 1923, ia merilis Sang Nabi . Buku ini sebelumnya telah ia tulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian ditulis ulang  dan diterbitkan dalam bahasa Inggris.

Baca Juga :  Biografi Pablo Picasso - Maestro Pelukis

Karya Kahlil Gibran yang lain adalah Sand and Foam (1926), Jesus the Son of Man (1928), Lazarus (1929), The Earth Gods (1931), The Wanderer (1932) dan juga “The Garden of the Propeth.

Kisah Cinta Kahlil Gibran

Salah satu bagian yang cukup “mengenaskan” dalam kehidupan Kahlil Gibran adalah kisah cintanya dengan dua orang wanita, Mary Haskell dan May  Ziadah.

Mary Haskell adalah seorang wanita yang berusia lebih tua sepuluh tahun dari Gibran, ia banyak membantu perkembangan Gibran sebagai penyair dan pelukis. Mary merupakan satu-satunya wanita yang pernah dilamar oleh Khalil Gibran namun menolaknya dengan berbagai alasan.

May Ziadah adalah seorang sastrawati keturunan Arab yang dilahirkan di Nazareth pada 1908. Kahlil Gibran dan May Ziadah menjalin hubungan cinta melalui surat-menyurat. Hingga Gibran meninggal dunia, ia tidak pernah bertemu atau melihat wajah May Ziadah sekalipun walaupun melalui selembar foto.

Akhir Hayat Kahlil Gibran

Dalam Biografi Kahlil Gibran disebutkan bahwa Gibran meninggal dunia di Boston pada 10 April 1931 pukul 11.00 malam. Ia diketahui telah lama mengidap Sirosis Hati dan Tuberkulosis namun menolak untuk dirawat dirumah sakit. Pagi sebelum meninggal, ia sempat  berobat di St. Vincent Hospital di Greenwich Village.

Kabar kematian Kahlil Gibran sampai juga ke Mary Haskell via telegram yang dikirim Marianna. Mary menyempatkan diri datang walaupun sebenarnya ia harus menjaga suaminya yang juga sedang sakit. Kahlil Gibran kemudian dimakamkan di Mar Sarkis (Gibran Museum) pada 21 Agustus 1931.

Demikian Profil dan Biografi Khalil Gibran, seorang penyair ternama yang hidup dalam dua ranah kutub budaya, timur dan barat kemudian menjelma menjadi manusia kosmopolitan yang tidak terikat pada budaya tertentu. Semoga bermanfaat. [ ]